Biografi Nietzsche

Friedrich Nietzsche dilahirkan di kota Röcken, di wilayah [[Sachsen]]. Orang tuanya adalah pendeta [[Lutheran]] Carl Ludwig Nietzsche ([[1813]]-[[1849]]) dan istrinya Franziska, nama lajang Oehler ([[1826]]-[[1897]]). Ia diberi nama untuk menghormati kaisar [[Prusia]] [[Friedrich Wilhelm IV]] yang memiliki tanggal lahir yang sama. Adik perempuannya [[Elisabeth Förster-Nietzsche|Elisabeth]] dilahirkan pada [[1846]]. Setelah kematian ayahnya pada 1849 dan adik laki-lakinya Ludwig Joseph ([[1848]]-[[1850]]) keluarga ini pindah ke [[Naumburg]] dekat [[Saale]]. == Filosofi == Filsafat Nietzsche adalah filsafat cara memandang ‘kebenaran’ atau dikenal dengan istilah filsafat perspektivisme. Nietzsche juga dikenal sebagai “”’sang pembunuh [[Tuhan]]”'” (dalam ”[[Also sprach Zarathustra]]”). Ia memprovokasi dan mengkritik kebudayaan Barat di zaman-nya (dengan peninjauan ulang semua nilai dan tradisi atau ”Umwertung aller Werten”) yang sebagian besar dipengaruhi oleh pemikiran [[Plato]] dan tradisi [[kekristenan]] (keduanya mengacu kepada paradigma kehidupan setelah kematian, sehingga menurutnya anti dan pesimis terhadap kehidupan). Walaupun demikian dengan kematian Tuhan berikut paradigma kehidupan setelah kematian tersebut, filosofi Nietzsche tidak menjadi sebuah filosofi [[nihilisme]]. Justru sebaliknya yaitu sebuah filosofi untuk menaklukan nihilisme nihilisme di sini juga dipahami sebagai ‘kedatangan kekal yang sama (atau dalam terminologi Nietzsche : ‘die Ewige Wiederkehr des Gleichen’) yang merupakan siklus berulang-ulang dalam kehidupan tanpa makna berarti di baliknya seperti datang dan perginya kegembiraan, duka, harapan, kenikmatan, kesakitan, ke-khilafan, dan seterusnya… (”Überwindung der Nihilismus”) dengan mencintai utuh kehidupan (”Lebensbejahung”), dan memposisikan manusia sebagai manusia purna ”[[Übermensch]]” dengan kehendak untuk berkuasa ([[der Wille zur Macht]]). Selain itu Nietzsche dikenal sebagai filsuf seniman (”Künstlerphilosoph”) dan banyak mengilhami pelukis modern Eropa di awal abad ke-20, seperti [[Franz Marc]], [[Francis Bacon]],dan [[Giorgio de Chirico]], juga para penulis seperti [[Robert Musil]], dan [[Thomas Mann]]. Menurut Nietzsche kegiatan seni adalah kegiatan [[metafisik]] yang memiliki kemampuan untuk me-transformasi-kan tragedi hidup. == Kutipan == *”Saya bukan seorang manusia, saya adalah sebuah dinamit!” *”Yang penting bukanlah kehidupan kekal (”das ewige Leben”), melainkan kekal-nya ‘yang menghidupkan’ (”die ewige Lebendigkeit”)! ” *”[[Tuhan sudah mati]]” == Karya == Karya-karya Nietszche yang terpenting adalah: * [[1872]] – ”Die Geburt der Tragödie” (Kelahiran tragedi) * [[1873]]-[[1876]] – ”Unzeitgemässe Betrachtungen ”(Pandangan non-kontemporer) * [[1878]]-[[1880]] – Menschliches, Allzumenschliches ”(Manusiawi, terlalu manusiawi) * [[1881]] – ”Morgenröthe ”(Merahnya pagi) * [[1882]] – ”Die fröhliche Wissenschaft ”(Ilmu yang gembira) * [[1883]]-[[1885]] – ”[[Also sprach Zarathustra]]” (Maka berbicaralah Zarathustra) * [[1886]] – ”Jenseits von Gut und Böse ”(Melampaui kebajikan dan kejahatan) * [[1887]] – ”Zur Genealogie der Moral ”(Mengenai silsilah moral) * [[1888]] – ”Der Fall Wagner ”(Hal perihal Wagner) * [[1889]] – ”Götzen-Dämmerung ”(Menutupi berhala)Friedrich Nietzsche dilahirkan di kota Röcken, di wilayah [[Sachsen]]. Orang tuanya adalah pendeta [[Lutheran]] Carl Ludwig Nietzsche ([[1813]]-[[1849]]) dan istrinya Franziska, nama lajang Oehler ([[1826]]-[[1897]]). Ia diberi nama untuk menghormati kaisar [[Prusia]] [[Friedrich Wilhelm IV]] yang memiliki tanggal lahir yang sama. Adik perempuannya [[Elisabeth Förster-Nietzsche|Elisabeth]] dilahirkan pada [[1846]]. Setelah kematian ayahnya pada 1849 dan adik laki-lakinya Ludwig Joseph ([[1848]]-[[1850]]) keluarga ini pindah ke [[Naumburg]] dekat [[Saale]]. == Filosofi == Filsafat Nietzsche adalah filsafat cara memandang ‘kebenaran’ atau dikenal dengan istilah filsafat perspektivisme. Nietzsche juga dikenal sebagai “”’sang pembunuh [[Tuhan]]”'” (dalam ”[[Also sprach Zarathustra]]”). Ia memprovokasi dan mengkritik kebudayaan Barat di zaman-nya (dengan peninjauan ulang semua nilai dan tradisi atau ”Umwertung aller Werten”) yang sebagian besar dipengaruhi oleh pemikiran [[Plato]] dan tradisi [[kekristenan]] (keduanya mengacu kepada paradigma kehidupan setelah kematian, sehingga menurutnya anti dan pesimis terhadap kehidupan). Walaupun demikian dengan kematian Tuhan berikut paradigma kehidupan setelah kematian tersebut, filosofi Nietzsche tidak menjadi sebuah filosofi [[nihilisme]]. Justru sebaliknya yaitu sebuah filosofi untuk menaklukan nihilisme nihilisme di sini juga dipahami sebagai ‘kedatangan kekal yang sama (atau dalam terminologi Nietzsche : ‘die Ewige Wiederkehr des Gleichen’) yang merupakan siklus berulang-ulang dalam kehidupan tanpa makna berarti di baliknya seperti datang dan perginya kegembiraan, duka, harapan, kenikmatan, kesakitan, ke-khilafan, dan seterusnya… (”Überwindung der Nihilismus”) dengan mencintai utuh kehidupan (”Lebensbejahung”), dan memposisikan manusia sebagai manusia purna ”[[Übermensch]]” dengan kehendak untuk berkuasa ([[der Wille zur Macht]]). Selain itu Nietzsche dikenal sebagai filsuf seniman (”Künstlerphilosoph”) dan banyak mengilhami pelukis modern Eropa di awal abad ke-20, seperti [[Franz Marc]], [[Francis Bacon]],dan [[Giorgio de Chirico]], juga para penulis seperti [[Robert Musil]], dan [[Thomas Mann]]. Menurut Nietzsche kegiatan seni adalah kegiatan [[metafisik]] yang memiliki kemampuan untuk me-transformasi-kan tragedi hidup. == Kutipan == *”Saya bukan seorang manusia, saya adalah sebuah dinamit!” *”Yang penting bukanlah kehidupan kekal (”das ewige Leben”), melainkan kekal-nya ‘yang menghidupkan’ (”die ewige Lebendigkeit”)! ” *”[[Tuhan sudah mati]]” == Karya == Karya-karya Nietszche yang terpenting adalah: * [[1872]] – ”Die Geburt der Tragödie” (Kelahiran tragedi) * [[1873]]-[[1876]] – ”Unzeitgemässe Betrachtungen ”(Pandangan non-kontemporer) * [[1878]]-[[1880]] – Menschliches, Allzumenschliches ”(Manusiawi, terlalu manusiawi) * [[1881]] – ”Morgenröthe ”(Merahnya pagi) * [[1882]] – ”Die fröhliche Wissenschaft ”(Ilmu yang gembira) * [[1883]]-[[1885]] – ”[[Also sprach Zarathustra]]” (Maka berbicaralah Zarathustra) * [[1886]] – ”Jenseits von Gut und Böse ”(Melampaui kebajikan dan kejahatan) * [[1887]] – ”Zur Genealogie der Moral ”(Mengenai silsilah moral) * [[1888]] – ”Der Fall Wagner ”(Hal perihal Wagner) * [[1889]] – ”Götzen-Dämmerung ”(Menutupi berhala) * [[1889]] – ”Der Antichrist ”(Sang Antikristus) * [[1889]] – ”[[Ecce Homo]]” (Lihat sang Manusia) * [[1889]] – ”Dionysos-Dithyramben” * [[1889]] – ”Nietzsche contra Wagner” Friedrich Nietzsche dilahirkan di kota Röcken, di wilayah [[Sachsen]]. Orang tuanya adalah pendeta [[Lutheran]] Carl Ludwig Nietzsche ([[1813]]-[[1849]]) dan istrinya Franziska, nama lajang Oehler ([[1826]]-[[1897]]). Ia diberi nama untuk menghormati kaisar [[Prusia]] [[Friedrich Wilhelm IV]] yang memiliki tanggal lahir yang sama. Adik perempuannya [[Elisabeth Förster-Nietzsche|Elisabeth]] dilahirkan pada [[1846]]. Setelah kematian ayahnya pada 1849 dan adik laki-lakinya Ludwig Joseph ([[1848]]-[[1850]]) keluarga ini pindah ke [[Naumburg]] dekat [[Saale]]. == Filosofi == Filsafat Nietzsche adalah filsafat cara memandang ‘kebenaran’ atau dikenal dengan istilah filsafat perspektivisme. Nietzsche juga dikenal sebagai “”’sang pembunuh [[Tuhan]]”'” (dalam ”[[Also sprach Zarathustra]]”). Ia memprovokasi dan mengkritik kebudayaan Barat di zaman-nya (dengan peninjauan ulang semua nilai dan tradisi atau ”Umwertung aller Werten”) yang sebagian besar dipengaruhi oleh pemikiran [[Plato]] dan tradisi [[kekristenan]] (keduanya mengacu kepada paradigma kehidupan setelah kematian, sehingga menurutnya anti dan pesimis terhadap kehidupan). Walaupun demikian dengan kematian Tuhan berikut paradigma kehidupan setelah kematian tersebut, filosofi Nietzsche tidak menjadi sebuah filosofi [[nihilisme]]. Justru sebaliknya yaitu sebuah filosofi untuk menaklukan nihilisme nihilisme di sini juga dipahami sebagai ‘kedatangan kekal yang sama (atau dalam terminologi Nietzsche : ‘die Ewige Wiederkehr des Gleichen’) yang merupakan siklus berulang-ulang dalam kehidupan tanpa makna berarti di baliknya seperti datang dan perginya kegembiraan, duka, harapan, kenikmatan, kesakitan, ke-khilafan, dan seterusnya… (”Überwindung der Nihilismus”) dengan mencintai utuh kehidupan (”Lebensbejahung”), dan memposisikan manusia sebagai manusia purna ”[[Übermensch]]” dengan kehendak untuk berkuasa ([[der Wille zur Macht]]). Selain itu Nietzsche dikenal sebagai filsuf seniman (”Künstlerphilosoph”) dan banyak mengilhami pelukis modern Eropa di awal abad ke-20, seperti [[Franz Marc]], [[Francis Bacon]],dan [[Giorgio de Chirico]], juga para penulis seperti [[Robert Musil]], dan [[Thomas Mann]]. Menurut Nietzsche kegiatan seni adalah kegiatan [[metafisik]] yang memiliki kemampuan untuk me-transformasi-kan tragedi hidup. == Kutipan == *”Saya bukan seorang manusia, saya adalah sebuah dinamit!” *”Yang penting bukanlah kehidupan kekal (”das ewige Leben”), melainkan kekal-nya ‘yang menghidupkan’ (”die ewige Lebendigkeit”)! ” *”[[Tuhan sudah mati]]” == Karya == Karya-karya Nietszche yang terpenting adalah: * [[1872]] – ”Die Geburt der Tragödie” (Kelahiran tragedi) * [[1873]]-[[1876]] – ”Unzeitgemässe Betrachtungen ”(Pandangan non-kontemporer) * [[1878]]-[[1880]] – Menschliches, Allzumenschliches ”(Manusiawi, terlalu manusiawi) * [[1881]] – ”Morgenröthe ”(Merahnya pagi) * [[1882]] – ”Die fröhliche Wissenschaft ”(Ilmu yang gembira) * [[1883]]-[[1885]] – ”[[Also sprach Zarathustra]]” (Maka berbicaralah Zarathustra) * [[1886]] – ”Jenseits von Gut und Böse ”(Melampaui kebajikan dan kejahatan) * [[1887]] – ”Zur Genealogie der Moral ”(Mengenai silsilah moral) * [[1888]] – ”Der Fall Wagner ”(Hal perihal Wagner) * [[1889]] – ”Götzen-Dämmerung ”(Menutupi berhala) * [[1889]] – ”Der Antichrist ”(Sang Antikristus) * [[1889]] – ”[[Ecce Homo]]” (Lihat sang Manusia) * [[1889]] – ”Dionysos-Dithyramben” * [[1889]] – ”Nietzsche contra Wagner” * [[1889]] – ”Der Antichrist ”(Sang Antikristus) * [[1889]] – ”[[Ecce Homo]]” (Lihat sang Manusia) * [[1889]] – ”Dionysos-Dithyramben” * [[1889]] – ”Nietzsche contra Wagner”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: